Review Lengkap PS4 Fat vs PS4 Slim: Mana yang Layak Dimiliki di Tahun Ini?
PlayStation 4, konsol generasi keempat dari Sony yang dirilis pertama kali pada tahun 2013, telah menjadi salah satu konsol terpopuler sepanjang masa. PS4 sendiri hadir dalam beberapa versi, yang paling dikenal adalah PS4 Fat (versi awal/original) dan PS4 Slim (versi revisi dengan desain lebih ramping). Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang bisa jadi bahan pertimbangan sebelum membeli, terutama bagi para gamer yang ingin memulai petualangan gaming di dunia PlayStation.
Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas perbedaan antara PS4 Fat dan PS4 Slim dari berbagai aspek: desain, performa, suhu dan kebisingan, konektivitas, konsumsi daya, hingga harga di pasaran. Artikel ini ditujukan bagi calon pembeli, gamer kasual, maupun kolektor yang ingin memahami dengan lebih dalam mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka.
1. Desain Fisik dan Dimensi
PS4 Fat
Dirilis pertama kali pada November 2013, PS4 Fat memiliki desain yang lebih tebal dan cenderung futuristik-industrial. Desainnya berbentuk trapesium dengan garis diagonal yang membagi permukaan atas menjadi dua bagian berbeda: satu glossy (mengkilap) dan satu matte (doff). Desain ini banyak disukai karena memberi kesan "berteknologi tinggi" dan kokoh.
Dimensi PS4 Fat:
-
Ukuran: 275 × 53 × 305 mm
-
Berat: sekitar 2.8 kg
Kelebihan desain PS4 Fat adalah bentuknya yang solid dan terasa premium. Namun, ukurannya cukup besar dan memerlukan ruang yang lebih luas di meja atau rak TV.
PS4 Slim
Dirilis pada September 2016, PS4 Slim adalah versi revisi dari PS4 original dengan ukuran yang jauh lebih ringkas. Sony memangkas banyak bagian internal dan eksternal untuk menghasilkan desain yang lebih ramping dan modern. Bagian atas konsol sepenuhnya matte dan memiliki sudut membulat, membuat tampilannya terlihat lebih "ramah" dan minimalis.
Dimensi PS4 Slim:
-
Ukuran: 265 × 39 × 288 mm
-
Berat: sekitar 2.1 kg
Kelebihan utama desain PS4 Slim adalah bentuknya yang hemat ruang dan ringan. Ini sangat cocok bagi pengguna yang ingin konsol yang praktis dan mudah dipindahkan.
Kesimpulan:
Jika Anda lebih suka tampilan yang gagah dan ikonik, PS4 Fat bisa jadi pilihan. Namun jika Anda mengutamakan efisiensi ruang dan kesederhanaan, PS4 Slim adalah pemenangnya.
2. Performa dan Spesifikasi Teknis
Secara umum, baik PS4 Fat maupun PS4 Slim menggunakan spesifikasi inti yang hampir identik, sehingga tidak ada perbedaan signifikan dalam hal performa gaming.
Spesifikasi Umum:
-
CPU: AMD Jaguar 8-core
-
GPU: 1.84 TFLOPS, AMD Radeon-based graphics engine
-
RAM: 8GB GDDR5
-
HDD: 500GB atau 1TB (tergantung model)
PS4 Fat
Sebagai model pertama, PS4 Fat bekerja dengan stabil, namun dari sisi suhu dan suara kipas, sering ditemukan keluhan terutama ketika konsol mulai menua atau dipakai dalam waktu lama. Kipas bisa berbunyi sangat keras saat memainkan game berat seperti God of War atau The Last of Us Part II.
PS4 Slim
PS4 Slim membawa beberapa efisiensi dalam desain motherboard dan sistem pendinginan. Meski performanya sama dengan PS4 Fat, versi ini memiliki keunggulan dalam suhu operasional yang lebih rendah dan tingkat kebisingan kipas yang jauh lebih tenang.
Kesimpulan:
Performa gaming-nya sama kuat, tetapi dari sisi operasional, PS4 Slim terasa lebih nyaman digunakan dalam jangka panjang karena lebih senyap dan adem.
3. Konsumsi Daya
Konsumsi daya listrik menjadi pertimbangan penting, terutama bagi pengguna yang sering bermain dalam durasi panjang.
-
PS4 Fat: Konsumsi daya rata-rata sekitar 150 – 250 watt tergantung beban kerja.
-
PS4 Slim: Konsumsi daya rata-rata 90 – 150 watt, jauh lebih efisien dibanding versi Fat.
Dengan efisiensi daya yang ditingkatkan, PS4 Slim tidak hanya lebih ramah lingkungan tapi juga bisa menghemat tagihan listrik dalam jangka panjang.
Kesimpulan:
Untuk efisiensi energi, PS4 Slim jelas lebih unggul.
4. Konektivitas dan Fitur Tambahan
PS4 Fat
-
Memiliki 2 port USB 3.0 di bagian depan.
-
Port optik audio (TOSLINK) untuk pengguna audio high-end.
-
Mendukung Wi-Fi standar 2.4 GHz dan LAN.
PS4 Slim
-
Juga memiliki 2 port USB 3.1, tetapi tidak lagi menyediakan port optik audio.
-
Mendukung Wi-Fi dual-band 2.4 GHz dan 5 GHz, yang berarti kecepatan internet via Wi-Fi bisa lebih stabil.
-
Versi Bluetooth diperbarui ke 4.0 (dari 2.1 di PS4 Fat).
Kehilangan port optik audio di PS4 Slim menjadi kelemahan tersendiri bagi pengguna yang memiliki sistem audio profesional, tetapi bagi kebanyakan gamer rumahan, hal ini tidak terlalu berdampak.
Kesimpulan:
PS4 Slim unggul dengan dukungan Wi-Fi yang lebih modern dan konektivitas nirkabel yang lebih baik, meskipun kehilangan satu fitur audio.
5. Kebisingan dan Pendinginan
Salah satu keluhan terbesar terhadap PS4 Fat adalah kipas yang berisik. Setelah digunakan selama bertahun-tahun, sistem pendinginannya cenderung cepat berdebu dan menyebabkan suara kipas mengganggu. Dalam beberapa kasus, suaranya bisa menyamai mesin jet mini ketika memainkan game berat.
Sebaliknya, PS4 Slim telah dirancang dengan sistem pendinginan yang lebih baik dan efisien. Suhu kerja konsol lebih rendah, dan suara kipas pun lebih senyap, meskipun tetap bisa terdengar ketika memainkan game AAA dalam waktu lama.
Kesimpulan:
Dari sisi kenyamanan audio dan suhu, PS4 Slim adalah pilihan yang lebih baik.
6. Harga dan Ketersediaan di Pasaran
Di tahun 2025, PS4 Fat dan PS4 Slim keduanya sudah tidak diproduksi baru oleh Sony, namun masih banyak tersedia di pasar second-hand atau refurbished. Harga bisa bervariasi tergantung kondisi unit, harddisk, dan bonus tambahan seperti stik atau game.
Kisaran Harga Second:
-
PS4 Fat: Rp 2.800.000 – Rp 3.500.000 (Per Juni 2025, harga sewaktu-waktu bisa berubah)
-
PS4 Slim: Rp 3.500.000 – Rp 4.000.000 (Per Juni 2025, harga sewaktu-waktu bisa berubah)
PS4 Slim cenderung lebih mahal karena dianggap lebih baru, lebih awet, dan lebih nyaman dipakai.
7. Mana yang Harus Dipilih?
| Aspek | PS4 Fat | PS4 Slim |
|---|---|---|
| Desain | Lebih besar, ikonik | Lebih ramping, modern |
| Suara kipas | Cenderung berisik | Lebih senyap |
| Suhu kerja | Lebih panas | Lebih adem |
| Konsumsi daya | Boros | Hemat listrik |
| Konektivitas | Ada port optik | Tanpa port optik, tapi Wi-Fi 5 GHz |
| Harga | Lebih murah | Lebih mahal sedikit |
Rekomendasi:
-
Pilih PS4 Fat jika Anda mencari harga ekonomis, tidak keberatan dengan ukuran besar dan suara kipas, serta ingin fitur port optik audio.
-
Pilih PS4 Slim jika Anda menginginkan konsol yang lebih efisien, tenang, dan ringkas dengan konektivitas Wi-Fi yang lebih cepat.
Penutup
Meskipun PlayStation 5 sudah dirilis, PS4 masih menjadi konsol yang sangat relevan dan dicari. Dengan banyaknya game eksklusif seperti Spider-Man, Uncharted 4, dan Bloodborne, PS4 tetap bisa memberikan pengalaman gaming yang luar biasa.
Baik PS4 Fat maupun PS4 Slim menawarkan kualitas yang solid, namun dengan preferensi tertentu, Anda bisa memilih mana yang lebih cocok untuk Anda. Jika Anda menghargai kenyamanan jangka panjang, PS4 Slim layak diprioritaskan. Tapi jika Anda ingin merasakan PS4 versi original dengan harga yang lebih terjangkau, PS4 Fat masih merupakan pilihan yang valid dan kuat di tahun ini.

0 Response to "Review Lengkap PS4 Fat vs PS4 Slim: Mana yang Layak Dimiliki di Tahun Ini?"
Post a Comment